Penggunaan Sains Dan Teknologi Dalam Pertanian

Karakteristik sains dan teknologi meskipun revolusi sains dalam sejarah dinyatakan terjadi sekitar 4 abad lalu perkembangan teknologi yang secara sistematis bersumber pada sains baru mengambil bentuk nyata setelah revolusi industri bahkan menurut para ahli baru setelah pertengahan abad ke 19.
Penggunaan sains dan teknologi dalam pertanian. Sebaliknya mereka dapat menggunakan jumlah minimum yang diperlukan dan menargetkan area yang sangat spesifik atau bahkan memperlakukan tanaman secara berbeda. Penggunaan teknologi berasaskan nuklear mampu menghasilkan baka tumbuh tumbuhan yang baik dan bermutu mutasi aruhan daya ketahanan yang tinggi lebih berkualiti dan berupaya mengeluarkan hasil dalam jangka masa singkat. Pengalaman balitbang pertanian dalam penelitian dan pengembangan lahan rawa pasang surut dan lebak di sumatera selatan dengan fe tinggi menunjukkan bahwa penggunaan varietas unggul yang adaptif terhadap lahan lahan tersebut berperan penting dalam mengatasi permasalahan pada agroekosistem lahan marginal tersebut hairmansis kustianto 2009.